Infokom HIMATEK (Hm…), dengan bangga mempublikasikan (Dari majari.com) :

Engineer’s Week

Insinyur dan industri merupakan bagian tak terpisahkan dari kemajuan suatu bangsa. Kemajuan industri di Indonesia perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas para insinyurnya. Sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan para insinyur, Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEK) ITB, Program Studi Teknik Kimia ITB, dan Ikatan Alumni Teknik Kimia ITB mempersembahkan : Engineer’s Week (Pekan Insinyur).

Rangkaian acara yang bertajuk “Peran Penting Insinyur dalam membawa industri menuju tingkatan baru” ini akan diadakan pada tanggal 29 Oktober – 8 November 2008 di Institut Teknologi Bandung dan sekitarnya. Engineer’s week terdiri dari The Sixth International Symposium on Southeast Asian Water Environment (SAWE), Seminar Teknik Kimia Soehadi Reksowardojo (STKSR), Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional ke-10 (LRPTN X), dan Chemical Engineering Expo (ChE Expo). Sebagai penutup dari rangkaian acara juga akan diadakan Alumni Gathering (AG) yang merupakan pertemuan bagi para alumni ITB yang bergerak di bidang industri.

Jadwal Kegiatan

Nama Kegiatan Waktu
The Sixth International Symposium on Southeast Asian Water Environment (SAWE) 29 – 31 Oktober 2008
Seminar Teknik Kimia Soehadi Reksowardojo (STKSR) 3 – 4 November 2008
Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional ke-10 (LRPTN X) 5 – 7 November 2008
Chemical Engineering Expo (ChE Expo) 6 – 7 November 2008
Alumni Gathering (AG) 8 November 2008

[Baca Selengkapnya]

1. The Sixth International Symposium on Southeast Asian Water Environment (SAWE)

Selama lima tahun terakhir, International Water Association telah berhasil menyelenggarakan serangkaian simposium mengenai Southeast Asian Water Environment. Simposium-simposium ini menarik minat peneliti, pembuat kebijakan, pekerja LSM, dan mahasiswa pascasarjana di seluruh dunia, dimana para peserta saling bertukar pikiran dan berbagi pengetahuan mengenai isu-isu lingkungan di Asia Tenggara. Research Center for Water Environment Technology (RECWET) di University of Tokyo (UT) dan Southeast Asian Center for Water Environment Technology (SACWET), institusi gabungan dari Asian Institute of Technology (AIT) dan UT, melalui kerjasama dengan Fakultas Teknologi Industri (FTI), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Centre for Environmental Studies ITB, dengan bangga mempersembahkan the Sixth International Symposium on Southeast Asian Water Environment yang akan diadakan di Bandung, Indonesia, dari tanggal 29 – 31 Oktober 2008.

Simposium ini diadakan untuk memfasilitasi forum diskusi dan pertukaran informasi antara praktisi dan peneliti dalam bidang Teknologi dan Manajemen Lingkungan yang berdomisili di kawasan Asia serta untuk memudahkan interaksi antara para peneliti se-Asia Pasifik, Jepang, dan negara-negara lainnya. Besar harapan kami, melalui simposium ini, dapat terbentuk jaringan yang kuat antara praktisi lokal dan para kolega kita dari negara lain sehingga semua elemen yang terkait dapat belajar satu sama lain dan mendapat pengetahuan untuk menjaga lingkungan di wilayahnya masing-masing.

Para ahli dan praktisi diundang untuk berpartisipasi dalam simposium dengan berkontribusi mengirimkan karya ilmiahnya pada simposium dan mengkomunikasikan kegiatan ini kepada pihak-pihak yang sekiranya kompeten dan berminat dalam bidang ini.

The Sixth International Symposium on Southeast Asian Water Environment akan diselenggarakan pada:

Hari Rabu – Jumat
Tanggal 29 – 31 Oktober 2008
Tempat Hotel Jayakarta
Jl. Ir. H. Juanda 381 – Bandung

Dengan keynote speaker:

  1. Ir. Rachmat Witoelar (Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia)
  2. Prof. S. Ohgaki (University of Tokyo, Japan)
  3. Prof. Chongrak Polpraset (Asian Institute of Technology, Thailand)

2. Seminar Teknik Kimia Soehadi Reksowardojo 2008 (STKSR 2008)

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Program Studi Teknik Kimia ITB akan menyelenggarakan Seminar Teknik Kimia Soehadi Reksowardojo 2008 (STKSR 2008) pada tanggal 3 dan 4 November 2008. Kami menamai seminar tahunan ini dengan Seminar Teknik Kimia Soehadi Reksowardojo untuk mengenang jasa Prof. Soehadi Reksowardojo dalam pendidikan tinggi teknik kimia di Indonesia. Seminar ini merupakan kegiatan tahunan Program Studi Teknik Kimia ITB dengan tema yang disesuaikan dengan masalah aktual pada masing-masing waktu.

Seiring dengan tumbuh pesatnya industri kimia dan pengolahan migas di Indonesia, resiko kecelakaan industri yang dihadapi oleh bangsa Indonesia pun meningkat. Insinyur kimia memiliki resiko tersebut, karena insinyur kimia hampir selalu berperan aktif dalam setiap tahapan pada pembangunan pabrik/fasilitas yang dimulai dari perancangan hingga decommissioning suatu pabrik/fasilitas. Peran-peran yang dapat dimainkan oleh insinyur kimia diantaranya adalah pemilihan proses dan unit operasi yang ramah lingkungan serta aman, pengembangan dan penerapan metodologi indentifikasi biaya, perancangan pabrik/fasilitas yang menerapkan kaidah inherently saver design, serta pengembangan dan penerapan metodologi dalam pengoperasian, pemonitoran dan pengendalian proses untuk pencegahan kecelakaan dan pencemaran lingkungan.

Meski sudah menjadi kebutuhan yang mendesak, namun pertemuan ilmiah yang mengangkat tema sekitar Safety, Health dan Environment (SHE) relatif masih terbatas di Indonesia. Karena itu, melalui kegiatan pertemuan ilmiah Seminar Teknik Kimia Soehadi Reksowardojo (STKSR) 2008, kami mengundang khalayak teknik kimia dan disiplin lain yang terkait, untuk bertukar pikiran dan pengalaman dalam forum seminar yang mengusung tema “Peran Insinyur Kimia dalam Pencegahan Kecelakaan Industri dan Pencemaran Lingkungan” ini. Seminar ini diharapkan mampu menjadi suatu wahana berkomunikasi dan saling tukar informasi untuk membangun solusi dan menggagas inovasi berbasis ilmu dan teknologi, serta membuka peluang kerjasama yang saling menguntungkan.
STKSR 2008 akan diselenggarakan pada :

Hari Senin dan Selasa
Tanggal 3 – 4 November 2008
Tempat Aula Barat and Campus Center Building
Institut Teknologi Bandung
Jl. Ganesha No. 10 Bandung

Dengan keynote speaker:

  1. Prof. K. Fujie (Yokohama National University, Japan)
    “Enviromental Risk Assasement”
  2. Prof. J.C. Liu (National Taiwan University of Technology)
    ” Waste Water Treatment in Industries”
  3. Prof. Dr. ing Ulrich Hautmanns (Magdeburg University, Jerman)
    “Reliability Analysis”
  4. Ir. Lutfi Fachda M.Sc (Pertamina)
    ” Manajemen Resiko pada Industri Migas : Studi Kasus di Pertamina”
  5. Ir. Utun Sutrisna (Ketua AMC//CMA, Cilegon)
    ” EHS Process Integration into Emergency Management System”

3. Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional (LRPTN) X

Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional (LRPTN) merupakan sebuah kompetisi Rancang Pabrik untuk mahasiswa Teknik Kimia seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEK) ITB dengan dukungan dari Badan Koordinasi Kerjasama Mahasiswa Teknik Kimia Indonesia (BKKMTKI).

Dari tahun 1996, HIMATEK ITB telah sembilan kali mengadakan LRPTN dengan sukses. Tiap penyelenggaraannya, LRPTN mengangkat tema-tema yang berkaitan dengan isu-isu aktual dalam dunia industri sehingga LRPTN diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri nasional. LRPTN merupakan satu-satunya lomba rancang pabrik di Indonesia yang memperoleh dukungan dan diikuti oleh berbagai universitas yang tersebar di seluruh Indonesia. LRPTN X yang bertajuk RIsources (Engineering Our Own) mengusung tema “Pemenuhan Kebutuhan Bangsa Melalui Optimalisasi Potensi Sumber Daya Alam Nasional”. Lingkup permasalahan yang diangkat terbagi menjadi tiga kategori, yaitu:

  1. Kategori A: Pemanfaatan Sumber Daya Alam Nasional Untuk Memenuhi Kebutuhan Pangan dan Bahan Kimia Antara
  2. Kategori B: Pemanfaatan Sumber Daya Alam Nasional Untuk Memenuhi Kebutuhan Bahan Bakar Industri dan Transportasi
  3. Kategori C: Problem Solving

Pemilihan tema tersebut didasari oleh pemikiran bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan alam yang berlimpah, lahan yang luas, dan sumber daya manusia yang banyak. Kekayaan alam yang dimiliki oleh Indonesia antara lain minyak bumi, gas alam, panas bumi, emas, tembaga, dan berbagai jenis mineral lainnya. Iklim Indonesia yang tropis juga memungkinkan Indonesia untuk ditanami berbagai jenis tanaman ekspor seperti kelapa, karet, dan kopi. Walaupun demikian, baru sebagian kecil sumber-sumber daya alam yang sudah diolah secara optimal di Indonesia. Kebanyakan kekayaan alam Indonesia, seperti Crude Palm Oil (CPO), jagung, kopra, minyak bumi, gas alam, dan kekayaan alam lainnya diekspor sebagai bahan mentah ke luar negeri dengan harga murah. Di lain pihak, sebagian besar kebutuhan masyarakat masih dipenuhi dari produk-produk impor. Hal ini terbukti dari total impor tahun 2007 yang mencapai 74,40 miliar dolar AS atau meningkat 21,84 persen dibanding periode yang sama tahun 2006 sebesar 61,07 miliar dolar AS [Antara News, 2007].

SDA nasional yang diolah secara optimal akan memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia sehingga mengurangi ketergantungan terhadap produk impor. Pengolahan bahan baku menjadi produk tidak lepas dari kemajuan sektor industri dan rekayasa. Oleh karena itu, LRPTN X diharapkan dapat menjadi momentum awal bagi kalangan akademisi dan praktisi untuk bekerjasama dalam mengolah secara optimal sumber daya alam nasional agar kebutuhan bangsa dapat terpenuhi.

Deskripsi Kegiatan:
Dalam rangka Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional X 2008, dilaksanakan serangkaian acara, yaitu :

  1. Road Show Universitas
    Road show diadakan mulai tanggal Mei – Juli 2008 bertempat di tujuh lokasi, yaitu: PT. Rekayasa Industri (Jakarta), Institut Teknologi Bandung (Bandung), Universitas Sumatra Utara (Medan), Universitas Sriwijaya (Palembang), Universitas Gadjah Mada (Yogyakarta), Universitas Diponegoro (Undip) dan Institut Teknologi Sepuluh November (Surabaya).
  2. Gala Dinner
    Gala Dinner merupakan pembukaan dari rangkaian acara LRPTN X. Acara ini berupa acara makan malam dan ramah tamah dalam rangka penyambutan para finalis LRPTN yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Gala Dinner akan diadakan pada malam sebelum presentasi para finalis dan dihadiri oleh para finalis, mahasiswa teknik kimia, program studi Teknik Kimia ITB, organisasi kemahasiswaan dan para undangan.
  3. Presentasi Finalis
    Presentasi finalis merupakan acara utama dalam rangkaian acara LRPTN X ini. Acara akan dilakukan selama dua hari untuk presentasi 9 kelompok finalis dari tiga kategori yang dilombakan.Para peserta akan mempresentasikan hasil karya mereka selama 45 menit untuk kemudian diberikan penilaian oleh tim juri. Presentasi ini akan diselingi oleh keynote speech dengan tema yang sesuai dengan LRPTN. Selain itu, presentasi finalis ini dibuka untuk umum dan dapat disaksikan oleh siapa saja. Target utama penonton presentasi ini adalah dari kalangan teknik kimia, baik dari pihak akademisi, pembuat kebijakan, maupun industri.

Keynote Speaker untuk acara presentasi ini adalah

  1. Ir. Djatnika S. Puradarna (Direktur PT. Medco Methanol Bunyu)
  2. Ir. Hartono Atmadja (Managing Director PT. Garuda Food)

4. Chemical Engineering Expo

Chemical Engineering Expo adalah suatu expo yang menampilkan karya-karya, produk, inovasi, dan perkembangan teknologi dari Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta Perusahaan sponsor Engineers’ Week. ChE Expo dilaksanakan pada tanggal 6-7 November 2008. ChE-Expo merupakan tempat pertemuan yang tepat untuk:

  1. Sarana komparasi dan diskusi antara pelaku-pelaku usaha industri kimia.
  2. Sarana bagi para investor dari kalangan perorangan/instansi terutama perbankan untuk mencari calon konsumen potensial untuk produk kredit perusahaannya serta sarana mencari investor yang potensial bagi para UKM dan perusahaan yang menjadi peserta ChE Expo.
  3. Sarana bagi para akademisi untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka terhadap perkembangan industri kimia di Indonesia.
  4. Sarana untuk mengiklankan kepada masyarakat umum dan perusahaan lain yang menjadi mitra mengenai produk-produk suatu perusahaan/UKM.

Selain terdiri atas expo, ChE Expo juga menyuguhkan content acara lain sebagai berikut:

  1. Presentasi Company Profile
    Acara ini merupakan bagian dari CHE-Expo. Beberapa industri peserta pameran (sesuai ketentuan sponsorship) berkesempatan untuk mempresentasikan perusahaannya. Presentasi company profile akan menjadi sarana yang tepat untuk komunikasi antara pihak industri dan kalangan umum.
  2. Pengumpulan lukisan cap tangan
    Acara ini merupakan wahana untuk memecahkan rekor MURI dengan mengumpulkan cap tangan manusia membentuk suatu lukisan dengan partisipan mencapai 10.000 orang yang berasal dari kalangan mahasiswa dan pelajar. Pengumpulan cap tangan dilakukan sebelum hari-H LRPTN dan merupakan wujud kampanye untuk mengumpulkan dukungan masyarakat terhadap pemanfaatan sumber daya lokal yang menjadi tema LRPTN X kali ini.
  3. Panggung Hiburan
    Acara ini merupakan penutupan dari keseluruhan rangkaian acara LRPTN X dan Engineers’ Week. Penyerahan hadiah utama kepada pemenang LRPTN akan diserahkan pada acara ini. Panggung hiburan akan diisi dengan acara-acara kesenian dan ditutup oleh penampilan bintang tamu.

<a href=”http://majarimagazine.com/”><img src=”http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/spread/saveworld290.jpg&#8221; alt=”Save the energy, save the world.” /></a>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s