Diskusi Pascakampus Bagian I Asrama Salman ITB

Posted: August 30, 2008 in Tak Berkategori

Diskusi Pascakampus Bagian I Asrama Salman ITB
Oleh: Denli

ENTREPRENEURIAL MINDS

“Bukan karena itu sulit, sehingga kita tidak berani. Tetapi karena kita tidak berani, maka ia jadi sulit.”

-Serena Filsuf Romawi-

“Bisnis sejak mahasiswa membuat kita bisa membantu orang tua.” Kalimat tersebut mengawali bahasan kami pagi ini.

Pagi ini, Sabtu 30 Agustus 2008 anak asrama Salman menjalani program reguler pembinaan insan bervisi Salman (PPIV). Acara bertajuk diskusi pascakampus kali mengambil tema “Entreneurial Mind.”

Ada 10 ikhwan (anak asrama putra) dan 8 akhwat (anak asrama putri) yang hadir dalam diskusi ini.

[BACA SELENGKAPNYA]

Pembicaranya adalah seorang pebisnis handal dan berpengalaman yang pernah aktif di Karisma ITB.

Berikut data pembicara:

Bayu Syerli Rachmat

081317940333

bayusyerli@gmail.com

FSRD 2000

Married, 2 children

CEO BOJA Business Group

Supervise Brainsauce, Portico, Playcomm, Straight EO, Rockwell, Winner of Business Start-Up award 2006 dari PT. Shell Indonesia

Berikut materi bermanfaat yang didapat dari diskusi ini:

Pendahuluan:

· Biro Pusat Statistik (2006): 48,9 juta UKM menyerap 80% tenaga kerja serta menyumbang 62% dari PDB (di luar migas).

· Global Enterpreneurship Monitor (2006): terdapat 19.3 % penduduk berusia 18-64 tahun yang mengembangkan bisnis baru. Ini merupakan yang tertinggi di Asia setelah Filipina (20,4%) dan diatas Cina (16,2%)

TETAPI:

· Biro pusat statistika (2006): 11 juta penduduk RI menganggur dari 106 juta angkatan kerja, 37 juta hidup dalam kemiskinan.

Padahal:

· Profesor Edward Lazear (Stanford university): “Bahwa wirausahawan adalah pelaku paling penting dari kegiatan ekonomi modern saat ini”

· David McClelland (Pakar Wirausaha): “Jika 2% saja penduduk sebuah negara aktif dalam wirausaha, maka penduduknya akan sejahtera”

Data-data:

· Indeks Pembangunan Manusia Indonesia berada pada peringkat 250 dari 262 negara (Suara Pembaruan, 1 Maret 2007)

· Indeks kualitas SDM Indonesia berada pada urutan 112 dari 175 negara (Balitbang Depkominfo, Juli 2007)

· Jumlah penganggur Februari 2007 mencapai 10,55 juta jiwa (Badan Pusat Statistik, Februari 2007)

· Tingkat kemiskinan Indonesia 10 tahun terakhir berkisar 16-18% (Badan Pusat Statistik, Februari 2007)

· Dari 70juta anak muda Indonesia hanya 10% yang berminat wirausaha (Business weeek, 18 Oktober 2006)

Profil Kewirausahaan Indonesia

· Berkembang pesat saat krisis moneter 1997, dari hanya 7000 tahun 1980 menjadi 40 juta pada 2001

Artinya wirausaha Indonesia muncul saat krisis karena kebutuhan(necessity) bukan karena faktor inovasi.

· Dari data BPS 2006, 48,8 juta usaha kecil 2006 menyerap 80,9 juta angkatan kerja.

Artinya usaha tersebut hanya menyediakan lapangan kerja untuk dirinya sendiri dan satu orang lain. Hebat bukan??? Perlu diperbaiki.

· Usaha kecil Indonesia didominasi di sektor pertanian,kehutanan, peternakan, pertanian (53,5%), usaha menengah di sektor perdagangan, hotel dan restoran (53,7%), dan usaha besar di indutri pengolahan (35,4%).

Artinya Indonesia tetap mengandalkan sumber daya alam dan otot. Bandingkan dengan Bangsa-bangsa maju yang sudah mengandalkan kreativitas dan inovasi Sumber Daya Manusianya. Sebagai contoh, Indonesia manjual kayu, sedangkan Singapura produk inovasi yang jauh lebih mahal.

Apa Yang Harus Kita Lakukan???

· Mengembangkan jiwa dan karakter wirausaha sejati

ü Perlu lebih banyak wirausaha Indonesia

ü Wirausaha harus didorong visi dan inovasi

ü Tugas dunia pendidikan, mulai dari SD hingga PT

· Pengembangan ketrampilan membesarkan usaha

ü Usaha kecil yang sudah ada harus dibina

ü Jika 50% saja UK berkembang dan membutuhkan 1 orang tenaga kerja saja, maka akan tersedia 24,4 juta lapangan kerja baru

ü Kerjasama pemerintah, dunia usaha, dan pendidikan

· Arah dan pengembangan keunggulan bersaing bangsa

ü Cina mengembangkan infrastruktur fisik untuk meningkatkan daya saing barang hasil produksinya

ü India meningkatkan infrastruktur brainware teknologi informasi untuk dapat bersaing di dunia IT

ü Apa yang harus dilakukan Indonesia???

KEMBALI KE HAKEKAT KITA…

Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbanyak,tp kenapa???

Islam belum digunakan!!! Sadarilah saudaraku…

Beda Dunia Kerja dan dunia wirausaha:

Dunia Kerja

Dunia Wirausaha

§ Fixed Income

§ Sistem Kerja dipersiapkan oleh perusahaan

§ Status diakui oleh kultur masyarakat kita

§ Small Risk

§ Small return???

§ You eat What you kill

§ Merancang sistem sendiri

§ Beban psikologis terhadap sekitar

§ Big Risk

§ Big return???

“Dalamsebuah bisnis yang berkembang, permasalahan akan lebih dominan dibandingkan sukses. Bagaimana kesuksesan adalah hasil dari kegagalan sebelum berhasil. Kita perlu terus mencoba lagi sampai kita mampu menjalankannya dengan benar. Sukses tentunya adalah hasil ideal dari percobaan, dan mustahil tanpa proses pembelajaran dari setiap kegagalan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Human Factor International menyimpulkan bahwa setiap wirausahawan rata-rata gagal sebanyak 5 kali sebelum akhirnya sukses” (The Ultimate of Mind, Tony Buzan)

Profil Local Entrepreneurs (Bandung):

§ Brownies Kukus Amanda

History: Seorang ibu yang nyoba2 aja, mau bikin kue tapi murah, ya udah dikukus aja biar mudah. Awalnya untuk keluarga, lalu dicoba di sebuah katering, lalu PT.POS akhirnya selalu pesan jika ada acara. Awalnya sederhana, namun coba liat sekarang gmana terkenalnya Brownies Kukus di Bandung, bahkan keluar kota!!!

§ Ouval Research

Ekspor ke 8 negara. Sederhana sih, Cuma bikin kaos, tapi unik, sehingga ada banyak (ratusan) karyawan dan punya agen dimana-mana.

§ Rabbani

Lahir dari inovasi yang cerdas. Cuma bikin jilbab dari bahan kaos, sekarang sangat banyak dipakai. Penghasilannya sampe 2 miliar per bulan. Pake sistem agen. Dijalankan oleh Pak Amri dan Bu Nia (Sepasang suami istri lho…)

§ Shafira

Ibu Feny Musthofa, aktifis Karisma Salman. Dulu kuliah di STKS, dan sorenya ke Salman. Awalnya pas jaga perpus Salman, beliau menjahit (awal 80-an). Tapi beliau berani dan dengan cerdas menginovasi busana Muslim, jilbab dan lain-lain. Sekarang beliau juga pegang saham di bank juga.

§ Feri juragan FO

§ C59

§ Kartika Sari

§ Eiger-Bodypack-Exsport

Buku referensi bagus:

· 10 Pengusaha Sukses yang bermulai dari 0 (Penerbit Gramedia)

Pertanyaan yang harus dijawab jika ingin menjadi wirausaha:

· Apakah kita sangat passionate (berhasrat) untuk jadi seorang enterpreneur?

· Apakah kita sudah melihat sebuah kesempatan besar melayani pasar secara kreatif?

· Apakah kita memiliki sebuah produk inovatif yang ketika kita tawarkan, prospek kita tidak mampu mengatakan tidak.

· Apakah kita memiliki kapasitas untuk memenangkan persaingan secara efektif?

· Apakah kita tahu bagaimana menghasilkan produk atau jasa yang ingin kita pasarkan dengan cara yang paling efisien (time,cost,quality)?

· Apakah kita tahu bagaimana caranya mendanai keseluruhan usaha baru kita dengan biaya termurah serta risiko terendah sementara hasil terbaik tetap dapat kita dapatkan?

· Apakah kita sia[p menghadapi tuntutan keras dalam dunia ini?

Prospek Bagus ke depan: AGROBISNIS & Kreatid Industry

Denli, Masuklah Sub jurusan Teknik Pangan…

Mutiara kata:

“Bukan karena itu sulit, sehingga kita tidak berani. Tetapi karena kita tidak berani, maka ia jadi sulit.”

-Serena Filsuf Romawi-

“Jadikanlah dunia dalam genggamanmu. Bukan hatimu.”

-nn-

“Success is going from failure to failure without losing enthusiasm”

-Winston Churchill-

“Jika kita ingin menangkap paus, jangan gunakan cacing sebagai umpan, karena itu hanya akan hilang saja”

-Mas Bayu-

Usai sudah sesi materi, saatnya tanya jawab…

Dhaf MB07i: Gmana cara meneliti persaingan pasar (GP dunk…)? Multi level marketing???

Mas Bayu: Teori ada banyak di buku. Enterpreunership adalah isu yang sekarang di minati sekali di Indonesia. Hasilnya lebih besar dibanding nyimpan di deposito. Jadi orang berduit mau berbisnis, dan jobless juga ingin berbisnis.

GP => melakukan penelitian kecil-kecilan, perhatikan skala mangsa pasar, cermati respon dari mangsa pasar (bisa melalui kuisioner,dll)

MLM=> Saya paling tidak suka didekati orang MLM, asuransi, dan kartu kredit. Halal sih, tapi… banyak orang yang tidak cocok dalam bisnis itu.

Isan AR07: Gmana enterpreuner bisa bangkit dan aman??? Perihal tentang tumbuhnya enterpreunership karena keadaan krisis dan bukan karena keadaan ideal, jd wajar banyak yang jatuh??? Dan banya…k lagi (gak sempat diketik). Intinya mah pernyataan, bukan pertanyaan, jd gak terlalu penting diketik.

Mas Bayu: tidak ditanggapi

Bayo MA07: Planning bagus, pasar sesuai, tp gmana cara memulai usaha, cara mencari investasi???

Mas Bayu:

· Perusahaan-perusahaan besar menyisihkan 3% sampai 5% untuk program CSR (Coorparated Social Responsibility) dengan 3 program utama (isu lingkungan, pendidikan,enterpreneurship)

· Nginduk dengan pengusaha-pengusaha sukses

· Cari teman yang punya modal

· Inkubator

Menyatukan orang-orang yang punya kemampuan, kita hanya me-manage. Tapi ingat, enterpreuner beda banget dengan konseptor.

Intinya mah: Percaya diri, komunikasi yang baik.

Hana MB06: Cara memasarkankan produk????

Isan tiba-tiba nambahin: Sebenarnya kebijakan itu dipegang siapa??? Sampai-sampai investor asing masuk sangat besar.

Mas Bayu: Masalah klasik

Akhirnya usai sudah Duskusi pagi ini. Nanti sore Lanjut lagi dengan Salman English Forum…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s