Keluarga Mahasiswa Islam (GAMAIS), unit kegiatan Islam resmi di ITB, sedang merancang kartu identitas keanggotaan GAMAIS yang terbuat dari kartu ATM salah satu Bank Syariah. Kartu yang akan menampilkan logo Bank Syariah, logo GAMAIS, dan nama pemakai ini akan diberi nama Kartu Tanda GAMAIS (KTG). Reza Azhari, koordinator Riset and Development GAMAIS (R&D GAMAIS), mengklaim bahwa program KTG ini mempunyai manfaat yang besar bagi Bank Syariah, GAMAIS, maupun nasabah yang merupakan anggota dan alumni GAMAIS.

Menurut Reza, manfaat utama bagi Bank Syariah apabila masuk ke program ini ada dua. Pertama bisa menjadi sarana promosi luar biasa. GAMAIS menawarkan untuk memasang logo Bank di berbagai acara GAMAIS, baik lokal maupun nasional. Bukan rahasia lagi bahwa GAMAIS termasuk salah satu unit terbesar di ITB dengan acara yang sangat banyak. Lebih lanjut Reza menjelaskan bahwa Bank Syariah akan mendapatkan nasabah baru secara kontinyu. Setiap tahunnya tidak kurang dari 200 orang daftar di GAMAIS. Bisa dibayangkan apabila sebagian saja anggota GAMAIS yang mendaftar program KTG, maka ratusan nasabah baru akan muncul, belum lagi alumni GAMAIS yang antusiasnya juga tinggi ketika ditawarkan konsep KTG.

“GAMAIS juga akan mendapatkan keuntungan yang tidak kalah besar,” kata Reza melanjutkan. Sistem KTG yang sudah dibicarakan dengan salah satu Bank Syariah adalah adanya fasilitas autodebet. Setiap bulannya pemegang KTG akan ditarik infak bulanan secara autodebet, dengan besar yang ditentukan oleh masing-masing nasabah. “Mau Rp.500 per bulan juga tidak masalah,” aku Reza. Selain melatih anggota GAMAIS untuk berinfak rutin, uang yang terkumpul akan digunakan untuk kegiatan-kegiatan syiar dan dakwah. “Namanya juga dana abadi, jadi setiap infak yang mereka keluarkan, pahalanya InsyaAllah abadi mengalir sampai ke alam kubur,” papar pria yang sedang menempuh pendidikan di Teknik Industri ITB ini.

Dari program ini, menurut Reza, peserta program yang merupakan anggota dan alumni GAMAIS juga diuntungkan. Keuntungan paling utama tentu saja latihan beramal dengan infak bulanan dan menghindari riba. Selain itu pemegang KTG juga akan diberikan berbagai fasilitas dan kemudahan seperti diskon pembelian berbagai marchendise GAMAIS, buku-buku terbitan GAMAIS Press, dan produk-produk mahasiswa baru. Diskon juga akan diberikan untuk penyewaan GAMAIS house, infokus GAMAIS, dan barang-barang yang disewakan GAMAIS lainnya. Selain itu pemegang KTG juga akan diberikan potongan harga untuk mengikuti berbagai seminar dan pelatihan berbayar yang seringkali diadakan.

“Antusiasme anggota cukup tinggi, terutama dari alumni,” aku pria kelahiran 11 Januari 1991 ini. Reza menyebutkan bahwa pada pendaftaran awal, sudah seratusan lebih pendaftar. Sayangnya di tahun 2010 ada beberapa kendala yang menyebabkan realisasi KTG ditunda tahun 2011. Salah satu kendalanya adalah tidak ada lagi program Share dari Bank Muamalat yang memungkinkan pembuatan KTG diwakili oleh satu orang. “Saat pertama nego ke Bank Muamalat kita bisa mendaftarkan peserta melalui R&D GAMAIS, tapi sewaktu kami nego lagi November 2010 kemarin ternyata sudah tidak bisa. Kalau mau daftar harus datang satu-satu ke Bank nya,” keluh Reza. Reza melanjutkan bahwa negoisasi lanjut dengan pihak Bank Muamalat menghasilkan kesepakatan bahwa GAMAIS masih bisa melanjutkan programnya asalkan peminatnya 500an. “Agak sulit sih untuk tahap awal 500an, kita sebenarnya ingin bertahap, sudah ada 100an pendaftar sekarang, baru setiap tahunnya ditambah. Tapi kami akan berusaha dulu selagi mencari solusi terbaik,” aku Reza dengan semangat. Reza berpendapat bahwa program ini harus dilanjutkan dan dikembangkan di 2011. Pria yang mengidolakan Kim Jeffrey Kurniawan ini berharap ada progress yang lebih baik di 2011.

Secara khusus Reza juga mengomentari perlakuan yang dia dapatkan selama bernegoisasi dengan pihak Bank Muamalat. Sudah beberapa kali Reza dan tim mendatangi kantor cabang Bank Muamalat di Jalan Ganesha 7 Kompleks Masjid Salman ITB Bandung dan beliau sangat terkesan. “Saat pertama datang kami malu-malu, takut program yang kami tawarkan dipandang rendah. Diluar dugaan pihak Bank Muamalat begitu antusias dan berdiskusi dengan terbuka, terang-terangan, dan seperti sudah menganggap kami partner kerja,” kata Reza mengungkapkan keterkesanannya. Namun diantara itu semua yang membuat Reza paling berkesan adalah bapak satpam penjaga pintu Bank Muamalat. “Begitu ramah, tidak pernah berhenti untuk melakukan 3S, senyum, sapa, dan salam,” kenang Reza.

 

Tulisan ini  dibuat untuk mengikuti grandfinal ib blogger competition: http://ib-bloggercompetition.kompasiana.com/2011/01/06/ktg-berpotensi-sedot-ratusan-nasabah-bank-syariah-setiap-tahun/

Depok dalam angka, tantangan buatmu adalah menambahi angka-angka berikutnya jika kamu merasa tahu tentang Depok.

1: Jumlah buku terbuka pada lambang kota Depok

2: SMA 2 Depok mendapatkan juara 2 lomba sepak bola liga pelajar se-Depok Februari 2010

3: Depok meraih Kota Siaga Terbaik ketiga se-Jabar melalui SK Gubernur Jabar 28 Mei 2009

4: Jumlah lengkungan tangkai (gagang) pada lambang kota Depok

5: Jumlah desa di kecamatan Beji, Depok, pada awal dibentuk kota administratif

6: Jumlah desa di kecamatan Pancoran Mas, Depok, pada awal dibentuk kota administratif

7: Jalan Teratai Raya 7, alamat kantor TV Depok

8: Perda kota Depok No.8  tahun 2007 melandasi pemekaran di Depok

9: Jumlah butir padi dan jumlah kumtum bunga kapas pada lambang kota Depok

10: Penyerahan hadiah lomba blog Depok pada 10 Oktober 2010

11: Jumlah kecamatan di Depok

12: SMP yang memiliki nilai paling rendah 23,80 pada PSB 2010

13: Kurang lebih 13 km persegi, luas tanah yang dibeli saudagar VOC, Cornelis Chastelein, di Depok

14: 14 Agustus 2010, Upacara peringatan hari Pramuka se-Depok di lapangan balaikota

15: UU No.15 tahun 1999 tentang pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Depok

16: Diameter bawah kubah utama Masjid Kubah Emas Depok 16 meter

17: Abad ke-17, Cornelis Chastelein, seorang saudagar VOC, membeli tanah di Depok

18: Kejuaran Catur Pekan Olah Raga Pemkot pada tanggal 18 Mei 2010

19: Peraturan Kota Depok No. 19 tahun 2003 adalah tentang izin pemanfaatan ruang

20: Tanggal ketika Depok ditetapkan sebagai kotamadya

21: Peraturan daerah kota Depok  No.21 tahun 2003 adalah mengenai izin usaha pariwisata

22: Setiap usaha perikanan di Depok wajib memiliki izin usaha seperti di Perda No.22 tahun 2003

23: Sesuai Perda No 23 tahun 2003, pembangunan pasar di Depok dapat dilakukan oleh pemerintah kota, swasta dengan izin walikota, dan koperasi

24: Masjid kubah emas Depok menggunakan emas 24 karat sebagai kubahnya

25: Kelembapan rata-rata kota Depok 25%

26: Tanggal dilantiknya Nur Mahmudi Ismail sebagai walikota Depok

27: Tanggal pelantikan Badrul Kamal sebagai Penjabat Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Depok

28: Koordinat geografi Depok Baru adalah 6 derajat 23’ 28’’

29: Jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Depok meningkat hingga 29 persen pada 2009

30: Jumlah Sekolah Menengah Atas Negeri yang terdaftar di Depok

31: Tanggal diresmikannya Masjid Kubah Emas Depok

32: Nomor alamat salah satu SMA swasta Depok, SMA IT Raflesia

33: Temperatur kota Depok berada di antara 23,4°C – 33°C

34: Lembaran Daerah Kota Depok Tahun 2003 Nomor 34 adalah mengenai Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah

35: Setiap orang atau badan yang mengajukan permohonan izin penyelenggaraan pelayanan kesehatan swasta dikenakan retribusi berdasarkan Perda Depok Nomor 05 Tahun 2003 pasal 35

36: Channel 36 UHF, sinyal TV Depok (hanya bisa dinikmati di daerah Depok)

37: Perda Kota Depok No. 37 tahun 2000 adalah mengenai penyelenggaraan pendaftaran dan pencatatan penduduk

38: Retribusi penggantian biaya cetak KTP diatur pada perda No. 38 tahun 2000

39: Perda No. 39 tahun 2000 mengatur tentang retribusi penyedotan kakus

40: Tinggi menara heksagonal di pojok-pojok Masjid Kubah Emas Depok

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog Depok 17 Juli – 17 September 2010

Bukan Catatan Cinta, tapi Penghayatan Akan Keikhlasan

Wajah sejuknya muncul lagi, kali ini tepat ketika dia berniat membuka kembali laptopnya selepas sholat subuh. Inilah hal terberat yang dialami Kurenai Wataru (bukan nama samaran) sejak dia harus merantau meninggalkan pulau kelahirannya. Kesendirian, keterpurukan, kesepian, dan kegelisahan seringkali menyusuri hati mempertegas kerinduan yang membucah tak terkira pada Ibu, Kakak, Keluarga, sahabat, dan dia…Mio.
***************************
Salman Al-Farisi, seorang yang merantau ke berbagai penjuru demi mencari kebenaran sejati, jatuh cinta. Laki-laki yang sangat disayangi dan dihormati oleh Rasulullah ini terpikat dengan seorang muslimah Anshar. Tentu bukan memikat sebagaimana terpikatnya sebagian besar kisah cinta yang pernah aku saksikan, melainkan sebuah pilihan suci, dengan akal sehat dan perasahaan halus, dan jauh dari kesesatan.
Kegelisahan ini dengan gugup disampaikan pada Abu Darda’, seorang sahabat Anshor yang oleh Rasul dipersaudarakan dengannya.
***************************
Kisah Salman terlintas dibenak wataru. Selama ini yang ada dipikirkannya ketika mendengarkan nama Salman adalah seorang pahlawan perang khandaq dengan ide pembuatan parit briliannya, seorang engineer sejati, dan seorang yang catatan emas kehidupannya membuat namanya diabadikan sebagai nama sebuah masjid di suatu perguruan tinggi kecil. Namun kini yang terbayang oleh Wataru tentang salman adalah cinta. Mio-lah sumber munculnya kisah cinta salman dipikiran Wataru. Mio Muwaffaqah, seorang muslimah yang dikaguminya sejak lama, seorang wanita yang tidak bisa menghilang dari hatinya bahkan setelah lama tak berjumpapun, seorang wanita yang ia selalu doakan ke-istiqomahan dan kesucian hatinya. Wataru sadar ia tidak bisa berharap banyak terhadapnya, sebagaimana perasaan Salman ketika ia jatuh cinta kepada gadis yang ia sendiri tidak tahu perasaannya dan kepada siapa ia mencintai.
***************************
Saya adalah Abu Darda’ bersama saudara saya Salman Al Farisi, seorang Persia. Salman mempunyai kedudukan utama din sisi Rasulullah SAW, Salman telah dimuliakan Allah dengan Islam dan ia telah memuliakan Islam dengan amal dan jihad. Saya bermaksud mewakili Salman untuk melamar putri anda. Abu Darda’ memperkenalkan diri dan menyatakan niat kedatangan mereka dengan tegas.
Ayahanda sang gadis menjawab, “Sungguh kehormatan bagi kami menerima tamu sahabat utama Rasul dan mendapat tawaran bermenantukan seorang yang mulia namun saya tidak bisa menjawab, semuanya saya serahkan pada puteri saya”
Dari balik tirai, sang gadis bergetar, namun Salman tak kalah, hatinya berdebar. Sang ibu mewakili puterinya berbicara, “Maafkan keterusterangan ini, puteri saya menolak pinangan Salman, namun dengan mengharap Ridho Allah, apabila Abu Darda’ datang dengan perihal yang sama maka puteri saya akan mengiyakan”
Jgerrr! Keterkejutan besar, bagaimana mungkin sang puteri lebih tertarik dengan pengantar daripada pelamar. Terjadi pertempuran dalam diri Salman, cinta melawan persaudaraan. Namun itu tidak lama bagi orang semulia Salman. “Allahu Akbar!” seru Salman. Dengan segala keikhlasan Salman berkata, “Mahar dan semua persiapan untuk meminangmu aku berikan pada Abu Darda’ dan aku akan menjadi saksi pernikahan kalian!”. Subhanallah…
***************************
Wataru meneteskan air mata. Bagaimana mungkin dia akan selalu terperangkap dalam cinta. Timbul pertanyaan dalam benaknya, benarkah cinta tidak harus memiliki? Kisah cintanya dengan Mio memang tidak bisa disamakan dengan kisah Salman, bisa lebih baik, bisa jadi lebih buruk dan menyakitkan. Satu hal yang sekarang ada dibenaknya, “IKHLAS DAN KEIKHLASAN”. Wataru menyalakan laptopnya, tapi ternyata baterainya habis. Ketika ia mengambil charger di dalam tas, sepucuk kertas jatuh. Suatu tulisan tangan, bukan tulisan tangannya, tapi tulisan tangan Mio. Dia terduduk dan menangis lebih lama.
Apa yang sebenarnya terjadi? Tulisan apa itu? Bagaimana akhir kisah Watru dan Mio?

to be continued….

Tulisan ini merupakan tulisan bersambung yang menjelaskan proses pembuatan amonia dan urea di PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri). Pada bagian ini akan dijelaskan proses sintesis amonia secara umum.

Pada PT Pusri, amonia diproduksi dengan menggunakan proses Kellogg dari Kellogg Overseas Corporation, USA. Diagram blok proses produksi ini dapat dilihat pada gambar berikut.

amonia

amonia

Proses produksi amoniak ini menghasilkan dua jenis produk, yaitu amoniak panas (30oC) dan amoniak dingin (-33oC). Amoniak panas akan dialirkan ke bagian urea sedangkan amoniak dingin akan disimpan di dalam tangki amoniak. Adapun penjelasan setiap tahapnya akan dijelaskan pada postingan berikutnya.

muamalat

Bank Syariah bukan bank yang hanya bisa digunakan oleh agama tertentu. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa komunitas yang berbasiskan Islam bisa menjadi sasaran yang lebih mudah dalam memperkenalkan bank syariah ini. Ide kreatif pernah muncul dalam organisasi yang saya ikuti, yaitu Keluarga Mahasiswa Islam (GAMAIS) ITB.  Idenya yaitu membuat Kartu Tanda Gamais (KTG) berupa kartu ATM salah satu bank syariah dengan tujuan sebagai identitas organisasi sekaligus mempromosikan penggunaan bank yang menerapkan nilai-nilai Islam. KTG ini sedang dalam tahap penyusunan konsep dan pendaftaran peminat.  Selain itu ide kreatif juga dilakukan Rumah Amal Salman ITB yang mengharuskan setiap penerima beasiswa bervisi untuk mempunyai kartu pengenal yang juga merupakan kartu ATM salah satu bank syariah. Read the rest of this entry »

Memaknai Persahabatan Ilahi

Posted: April 3, 2010 in Tak Berkategori
Sebiru Hari Ini
Album : Sepotong Episode
Munsyid : Edcoustic

Training Jurnalistik
Asrama Salman

Nun, demi kalam dan apa yang mereka tulis

(QS. Al Qalam 1)

Pembicara:

Mas Budhiana Kartawijaya

Sekretaris komunikasi dan media YPM Salman

Wakil pimpinan redaksi harian pikiran rakyat

Read the rest of this entry »